gempa Jakarta

Dapat sms dari teman yang isinya merupakan informasi kalau Jakarta di guncang Gempa. Sempat diri ini tak percaya apa benar ada gempa sekitar 20 menit yang lalu?

ketidakpercayaan itu memang sangat berdasar, mengingat saya berkantor di lantai 15 Gedung Depdiknas tapi tidak merasakan apa-apa pada jam 10:05-10:10. Dan di lantai 15 pun tidak terjadi kehebohan dikarenakan gempa.

saking tidak percayanya, berseluncurlah saya melalui Profesor Google, memang belum banyak situs berita yang menayangkan tentang gempa. hanya  baru detik.com yang telah mengupdate berita gempa jakarta ini. setelah membaca berita itu, barulah saya yakin kalau jakarta telah sempat bergoyang karena gempa pada jam 10:10 WIB.

Sempat terdiam diri ini sejenak, hanya rasa syukur alhamdulillah yang dapat saya ungkapkan saat itu Karena semua baik2 saja dan tidak merasakan panik yang teramat sangat seperti yang dialami rekan lainnya yang berada di gedung2 sekitar jakarta.

Alhamdulillah wa syukurilah…

No Comments |Tags:

Don’t have to be superhero to save the planet

YOu don’t have to be superhero to save the planet..!!

Above statement is really provocative. it is a nice way to persuade people to be involved in saving the planet.

No need to be a superhero, no need to be powerful, no need to be rich…. All of us can save this planet.
you only need one simple step, get your bike and ride on it.

you are a cycle hero…!!!

No Comments |Tags: ,

sentil nih

sentil nih

SENTIL NIH!!

untuk hari ini lagi ga mau nulis dulu deh

No Comments |Tags:

Trip to TAmbun

TEpat jam 04.50 mata dibuka disambut suara azan shubuh yang sedang berkumandang. Bersegeralah saya bangun untuk melaksanakan panggilanNya. setelah itu mulai bersiap2 mandi dan setelah itu melakukan pemanasan sebelum pedalling on si Ijo. jam 5.36 saya mulai berada di atas jok dan siap menggowes si ijo.

Rencana pagi itu adalah menggowes ke arah Tambun, dengan rute mampir sebentar ke rumah saudara di HI (bukan bunderan HI, tapi Harapan Indah Bekasi). Udara cempaka putih masih cukup segar dan matahari pun belum menampakkan dirinya, dikarenakan belum banyak kendaraan bermotor yang berlalu lalang sehingga masker (maaf moncong babi)  belum saya gunakan. Namun memasuk jalan perintis kemerdekaan segeralah masker digunakan karena sudah banyak bus-bus yang terlihat memenuhi jalan.

Tiap gowesan saya nikmati, tiap tetes keringat terasa sangat menyegarkan sambil menikmati munculnya matahari dari balik awan. alhamdulillah perjalanan dapat saya lalui dengan tanpa satu hambatan apapun. hingga pada pukul 06:08 saya sudah berada di pintu gerbang kompleks Harapan Indah. berhenti sejenak diatas tanjakan pintu masuk dengan menikmati segarnya air putih sebelum melanjutkan perjalanan. Di dalam komplek HI (Hrpan Indah) masker saya lepas karena sudah tidak ada ancaman timbal dari bus-bus besar dan angkot2.  jam 06.24 sampai lah di depan pagar rumah Om Fuad.

mereka tampak kaget melihat saya mampir menggunakan sepeda, namun hal ini juga membangkitkan semangat bersepeda keluarga itu. tak lama si kecil salma minta di keluarkan sepedanya sambil bilang “tapi aku sudah ga bisa naik sepeda lagi” padahal si masih bisa, tapi dia ga PD untuk naik. lalu Om fuad mengeluarkan semua sepeda nya dan ternyata semua roda sudah sangat cukup kempes kurang angin.

setelah itu, dilakukanlah ritual bersih-bersih sepeda dengan kanebo (seneng juga ngeliat semangat bersepeda kembali muncul disana) dan di akhiri dengan memompa ban-ban kempes. tak lama kemudian speda2 sudah terlihat lebih “cling” tanpa debu menempel, dan kami  bersepeda ke daerah ruko tuk mencari sarapan.

sarapan sudah, istirahat sudah, yang belum hanyalah melanjutkan perjalanan ke arah Tambun. Dengan rute lebih pendek yang disaran kan oleh Om fuad, saya meluncur ke Tambun. Jalan potong itu ternyata luar biasa rusak. awalnya cukup ngeri juga buat ofroad karena walaupun MTB, si Ijo dah pake ban onroad yang halus untuk aspal. Tapi apa salahnya nyobain, paling2 resiko nya ban sobek. huehehehehe.,,,

setelah dicoba, Wow… sensasinya luar biasa. ternyata si Ijo baik2 saja. dikala motor2, mobil2 dan angkot2 berjalan sangat pelan, si Ijo bisa di ajak ngebut. menyenangkan….! Walaupun jarak jalan rusak itu hanya sekitar 1-2 KM, getaran2 dan panas matahari yang mulai memancarkan panasnya merupakan sensasi yang tak bisa dijelaskan dengan kata2.    (jadi penasaran mau coba ngajak si Ijo main tanah–ada yang bisa kasih info buat yang baru mau nyoba main tanah?).  lalu muncullah jalan Beton, dan tak lama, sampailah ke tambun yang setelah di cek hanya berjarak sekitar 12KM dari HI (inget, Harapan Indah)

 

No Comments

Carrefour?? koq ga tanggap ya adminnya.

disela-sela makan siang sambil nonton TransTv di www.imediabiz.tv, iseng2 buka detik.com cari2 berita. mata tertuju sampai pada berita kalau webnya carrefour indonesia di defaced.

sempet awalnya ga percaya, tapi setelah liat sendiri… mmm… jadi mikir, kmana aja adminnya carrefour.co.id ? koq sampai saat ini masih di biarkan seperti itu? atau …. ini sebenarnya kurang tanggap atau sudah terlalu sibuk mikirin mau buka cabang dimana lagi??

buat Om admin, cepet atuh dibenerin. malu dong sama jabatannya. PEACE om…:)

3 Comments |Tags:

Semua bisa dilakukan kalau mau berkeringat.

Setelah sekian hari absen duduk di jok kecil si Ijo yang lumayan nyaman, akhirnya pagi ini dia ku tunggangi. waktu pada jam dinding menunjukkan 05.25 WIB, bersiap-siap membawa keperluan menggowes lengkap seperti orang bersiap-siap menghadapi medan perang.

sebenarnya yang bersepeda di jalan-jalan ibu kota sudah seperti menyusuri kerasnya medan perang. perlengkapan seperti Helmet sangat mutlak diperlukan, Kenapa demikian? Ya, karena pesepeda masih belum, kalau tidak bisa bilang tidak, mempunyai hak yang sama dengan pengguna jalan yang lain. Masih kurangnya toleransi dari pengendara kendaraan bermotor terhadap pesepeda sangatlah masih terasa. Disalip dan dipotong jalan secara tiba2 di depan mata tanpa menyalakan lampu sign sudah sering saya alami. tetapi alhamdulillah Allah SWT masih sayang dan masih mempercayakan saya untuk tidak terjatuh dari sepeda dan selamat . Hanya kesabaran yang saya punya untuk menghadapi pengendara ugal-ugalan tersebut.

Hari ini memang tidak menggunakan si Ijo untuk B2W karena sudah ada rencana untuk keluar kantor lebih cepat untuk menyelesaikan hal lainnya. Tapi setidaknya untuk hari ini sudah ada keringat tertetes dari tubuh ini yang merupakan hasil 100 menit menggowes si Ijo.

seperti salah satu slogan minuman suplemen yang baru-baru ini sering muncul di layar kaca “semua bisa dilakukan kalau mau berkeringat”.  saya setuju dengan slogan ini yang memang cukup provokatif dan lumayan mengena setidaknya bagi saya. how about you?

No Comments

Another waiting….

Still, this morning i didn’t ride my bike (a.k.a. si Ijo) since the weather was unfriendly and the sun did not shine at all. actually it was not the only reason for abandoning “si Ijo” at home,  today i had to follow up the result of yesterday’s meeting.

around three o’clock i departed from office to ****** to handle the administration stuff. after check and re-check all of the requirements, i submitted them and wait to be processed. i thought it will only take about 15 minutes or less  but the reality was way beyond that. i had to wait for almost 2 hours.

lucky me, i have friends who support and help me all the time.  Today i give a big gratitude to Ame, who helped me a lot and spent his time to accompany me through the longest two hours in a place where i did not have many people i knew. around five in the afternoon, the result came up and i found that there is another stupid mistake that will make me go back to fix this up. It means that another waiting time is waiting for me.

No Comments

What a day!

rainy season is coming. it was raining even not too heavy in the morning. that makes me hard to move my self out of my bed. if i have an option, i will stay in my bed till noon but in fact i don’t have any option. i must go to office as usual but of course not using my bike (si Ijo).

the situation at the office was quite hectic since my partners and my boss were going to go to Yogya to attend Exchange of Experience of Lesson study program. we were busy preparing things to be brought there.

At noon, i asked permission to my superior (Ms. masami)  to work a half day today to meet “the most important person (at this time)” only to have some discussion and signature.  she allowed me to go. i was relieve. then i went out of the office.

arriving at my destination, i had to wait for minutes since “the one” i wanted to meet was still having discussion with other person (which later i found out that the person in that discussion is my friend). Next, it was my turn to meet “the one”. i was expecting that it will take time, but it only took 2 minutes. actually, we did not discuss anything. he only asked me to make FINAL REVISION and prepare all of the administration stuff  tomorrow, That’s all. What a day!

3 Comments

meeting was success + gowes sore-sore

God, thank you for answering my efforts and prayers.

The Meeting was quick and  the result was relieving .  Then, i went to Ace H**dware to buy mosquito racket and gave it to my mom at home.

at home, i saw “si Ijo” and my desire to ride it was so high. I changed clothes and rode my bike to my friend house. in the middle of the street, i called my friends  but no one answered. then i decided to went around Jl. Pramuka, proklamsi, diponegoro before took a rest at Suropati and continued to my friends house at Utan Kayu.

No Comments

Belum “genjot” hari ini

hari ini badan terasa remuk semua karena belum genjot “si Ijo”. Alasan dibalik libur genjot nya adalah siang ini mau meeting sama “orang penting” dalam hidup gw ini nanti siang stelah jam makan siang.

Mau naik si ijo tapi matahari dah nongol dengan panas puncaknya. tapi untung ada “si merah kawa” yang masih tetep setia nemenin ditengah terik jakarta yang menggigit ini.

mudah2an meeting nanti berjalan lancar. Amieen

No Comments