Helm dan rem BUKAN Aksesori

Helm dan rem MUTLAK harus digunakan tiap pengendara di jalan raya.

Mungkin banyak yang beranggapan helm hanya merupakan aksesori pelengkap untuk penangkal panas silau matahari dan bisa digantikan dengan topi. Anggapan ini sangatlah salah karena  helm adalah pelindung kepala dari benturan keras dengan aspal atau benda keras lainnya.
topi_pengganti-helm.jpg
seorang kawan (Jan 3) sebut saja nuge menggunakan sepeda fixed gear / fixie tanpa ada rem untuk menghentikan laju sepedanya  dan hanya menggunakan topi dikepalanya mengalami kecelakaan ketika ada kendaraan lain yang berhenti didepannya. karena tidak ada rem untuk menghentikan sepeda, dia terjatuh dan kepalanya mengenai trotoar. Alhasil darah mengalir dari kepalanya dan harus mendapat 16 jahitan di bagian kepala di RS UKI.
sepeda-tanpa-rem-5.jpgsepeda-tanpa-rem-3.jpgsepeda-tanpa-rem-2.jpgsepeda-tanpa-rem.jpg

Sungguhpun kecelakaan tidaklah  dapat diketahui kapan dan siapa  yang akan mengalaminya. Hal yang sangat bisa kita lakukan adalah mencegahnya atau mengurangi resiko. Kita dapat mengurangi resiko jika kita menggunakan perlengkapan standar (helm dan rem) tiap saat akan berkendara (bersepeda).
16-jahitan.jpgterbaring-dengan-16-jahitan-di-kepala.jpgsudah-sadar-kembali.jpg

Semoga rekan nuge cepat sembuh dan kita semua dapat mengambil pelajaran berharga agar selalu waspada dan bersiap dengan menggunakan kelengkapan standar.

*Helm dan Rem Bukan aksesori
Photo Courtesy: nte noenoe

7 Responses to “Helm dan rem BUKAN Aksesori”

Leave a Reply

CommentLuv Enabled

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes